Awal Mula Upacara Adat Tumpe


Awal Mula Upacara Perayaan Tumpe

Suluttenggo – Upacara Adat Tumpe adalah serangkaian kegiatan atau upacara perayaan tradisi adat yang dilakukan secara rutin oleh masyarakat kabupaten Banggai.

Kegiatan upacara adat Tumpe sendiri merupakan sejenis upacara syukuran atas panen telur Maleo yang dilakukan secara turun temurun sejak zaman kerajaan Banggai (Raja Mandapar) yang kegiatannya diawali dengan prosesi upacara ritual sebelum pengantaran telur Maleo ke Banggai.

Awal Mula (sejarah) upacara Tumpe berawal ketika Abu Kasim (anak Raja Banggai) berangkat menuju Pulau Jawa untuk memanggil Adji Soko/adi Cokro (ayahnya).  Adi Cokro adalah Raja Banggai pertama untuk kembali mengisi kepemimpinan Kerajaan banggai yang telah lama kosong.

Karena Sang Raja tidak bersedia kembali lagi ke Banggai, Abu Kasim meminta sepasang burung Maleo kepada ayahnya, untuk dibawa pulang ke Banggai, di mana pada saat itu, sang kakak Abu Kasim (Mandapar) telah diangkat menjadi raja Banggai.

Sepasang burung Maleo hasil pemberian ayahnya kepada Abu Kasim dicoba dikembangbiakkan di seluruh wilayah Banggai termasuk pulau Peling.  Berbagai usaha dan upaya telah dilakukannya, namun burung tersebut tak kunjung bertelur sehingga Abu Kasim mencoba menitipkan burung Maleonya kepada neneknya di Batui.

Sebelum Abu Kasim pulang ke Banggai, ia berpesan kepada neneknya bahwa jika Maleo bertelur, maka telur pertamanya diantar ke Banggai.

Ketika Burung Maleo bertelur maka dibuat prosesi atau proses penyerahan telur pertama Maleo ini, selanjutnya dilaksanakan secara turun temurun dan menjadi tradisi adat.  Disinilah awal mula kegiatan acara Tumpe hingga sekarang masih dilaksanakan masyarakat Banggai. (C)

Sumber cerita : Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Banggai

6 Tanggapan

  1. maaf..cerita asal mulanya keliru.

    • cuma dapat dari Dispar bro…kalau boleh diklarifikasi bagaian mananya yang salah bro? ceritanya di dapat pada saat pembuatan museum di Luwuk oleh dispar…mohon klarifikasinya…

    • Tolong yaa ceritanya di perbaiki, SALAH, Bukan begitu asal mulanya Tumpe, Trus Mandapar Bukan Raja Pertama,

  2. jika ada sumber yang bisa melengkapi, bisa diklarifikasi di : redaksi.suluttengo@gmail.com. dan akan kita publikasi lagi kebenarannya…:) salam

  3. teling diganti peling

    • o…..cuma itu salahnya….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: