Trans Sulawesi Rawan Lakalantas


Tabrakan Yang Terjadi Di Jalur Trans Sulawesi

Minsel suluttenggo – Kondisi jalan banyak tikungan dan minimnya penerangan jalan di sepanjang jalan trans Sulawesi yang melintas di Minsel menjadi faktor penyebab terjadinya kecelakaan lalu lintas (Lakalantas). Selain faktor-faktor di atas seperti ketidak hati-hatian pengendara kendaraan bermotor juga beberapa ruas jalan yang kondisinya mulus.

Minimnya penerangan jalan sebenarnya telah berulangkali mendapat sorotan. Tapi sayangnya sampai sekarang belum mendapat perhatian serius. Seperti jalan yang melintas di Mobongo yang menjadi titik rawan kecelakaan, hampir tidak ada lampu penerangan jalan. Begitu juga sepajang Desa Teep sampai Tenga yang juga tidak diterangi lampu secara memadai, padahal jalur ini sangat ramai karena menjadi pelintasan truk-truk besar terutama di saat malam hari.

“Kesadaran berlalulintas masyarakat masih rendah dan banyak pula pengendara tidak mengantongi SIM. Sehingga sejumlah peraturan seringkali dilanggar dan memacu kendaraan di luar batas yang diizinkan. Akibatnya kecelakaan seringkali tidak dapat dielakkan yang tak jarang merenggut nyawa,” ujar Kasat Lantas Polres Minsel AKP Pius Febry Loda.

Ia memintakan, pemerintah terutama instansi terkait segera turun tangan memasang lampu penerangan jalan. Karena selain rawan lakalantas, juga tindak kriminal lainnya. “Jangan hanya memperhatikan yang lain, sedangkan yang penting dilupakan. Supaya lakalantas dapat dihilangkan atau setidaknya dikurangi, bila fasilitas pendukung sudah ada,” pintanya. (Fan)

Satu Tanggapan

  1. Setuju pak kasat Loda !

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: