Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Lewat Teknologi Peternakan Di Gorontalo


IPTEKnet

Gorontalo suluttenggo – Kepala Balitbang Kementerian Pertanian Kementan, Hariyono, saat menandatangani memorandum of understanding (MoU) pengembangan teknologi peternakan, di Gorontalo.

“Sebulan lalu Gubernur Gorontalo berkunjung ke Balai Peternakan Ciawi untuk mempelajari bagaimana ternak dikembangbiakkan hingga hasilnya berkualitas dan kuantitasnya banyak,” ungkap Haryono

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengakui bahwa saat ini Provinsi Gorontalo memprioritaskan ekonomi kerakyatan yang di dalamnya termasuk pengembangan pertanian dan peternakan.

“Salah satu program prioritas adalah ekonomi kerakyatan dan untuk mewujudkan ini salah satunya melalui pengembangan pertanian dan peternakan,” ungkap Habibie.

Gubernur juga berharap agar menggunakan teknologi ini dengan baik guna meningkatkan kesejahteraan. Mengapa demikian ? “karena 60 persen masyarakat Gorontalo adalah petani dan nelayan, sehingga pemprov wajib memberi fasilitas di bidang itu,” tegasnya.

Seperti diketahui bahwa penerapan teknologi yang sesuai dengan nota kesepahaman (MoU) yakni ternak ayam kampung unggul yang mampu menghasilkan telur 170 hingga 180 butir per tahun. Teknologi pertanian terbaru di Balitbang, juga akan dikembangkan di daerah yang sebagian besar penduduknya bertani.  Selanjutnya, Balitbang menurunkan tim peneliti yang terdiri dari ahli rekayasa hasil pertanian, genetika, air dan ternak untuk merintis pembangunan peternakan itu. (C)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: