Sempat Ditinggalkan, Kini Petani Kopi Kabupaten Sigi Kembali Merawat Kebunnya


Perkebunan Kopi

Sulteng.Suluttenggo – Kenaikan harga pasaran biji kopi di tingkatan pasar lokal Sulawesi tengah (Sulteng),  membawa angin segar bagaikan suntikan semangat baru lagi, bagi para petani perkebunan kopi Sulteng. Dengan luas areal perkebunan kopi lebih dari 10.000 ha itu, para petani ini, kembali merawat kembali perkebunan kopinya setelah sempat ditinggalkan harga kakao sempat melambung tinggi.

Hal ini juga yang diutarakan salah satu tokoh masyarakat Dusun Sangali, Kecamatan Lindu, Kabupaten Sigi bernama Pepi seperti dilansir antara (Sabtu,15/9) 2012 bahwa Harga kopi biji di tingkat petani sekarang ini rata-rata Rp25.000,00 per kilogram sementara harga kopi biji robusta di pasaran Kota Palu saat ini mencapai Rp27.000,00 per kilogram

“Harga itu terbilang tinggi dibandingkan sebelumnya hanya berkisar antara Rp15.000,00 per kilogram,” ungkapnya.

Seperti diketahui, Data Dinas Perkebunan Sulteng menyebutkan, luas areal tanaman kopi robusta saat ini mencapai 10.884 hektare dengan jumlah produksi 7.674 ton per tahun.

Sedangkan luas areal tanaman kopi arabica di Sulteng saat ini baru sekitar 257 hektare, dan jumlah produksi 147 ton per tahun. (ant/bdc/C)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: