Cap Go Meh: Ucapan Syukur Ala Kampoeng Cina


Prosesi Tang Sin (Ence Pia) di Manado

Suluttenggo, Manado – Perayaan Cap Goh Meh atau biasa disebut dengan dialek Manado ‘Ence Pia’, dilaksanakan dua minggu setelah Tahun Baru Cina, yang telah menjadi sebuah perayaan tahunan di Kota Manado. Suguhan budaya ini, diprakarsai oleh sebagian besar komunitas warga kampung cina.

Persiapan perayaan Cap Goh Meh ini biasanya dilakukan sehari sebelum para Tang Sin (Ence Pia) itu akan melakukan aksinya disepanjang jalur yang telah dibuat. Mulai dari persiapan mediator, pengawalan mediator, arak-arakan, hingga rute perjalanan harus benar-benar dipersiapkan dengan baik.

Hal ini diperlukan, agar selama prosesi para Tang Sin benar-benar melakukan aksinya sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan dan terlebih aman bagi para pengunjung lokal maupun para wisatawan yang ingin sekali menyaksikan secara langsung prosesi tersebut.

Menurut sejumlah warga kampung cina, para Tang Sin ini tidak selamanya bisa keluar dan selamanya harus mendapat ijin dari ‘Sang Mediator’, jika tidak, alhasilnya bisa membahayakan mediatornya sendiri dan orang lain. “Tidak selamanya Tang Sin itu bisa diperlihatkan di depan umum, kecuali mendapat ijin terlebih dahulu,” ungkap Koko Tommy Liu

Selain itu juga, perayaan tersebut diyakini oleh sebagian besar warga kampung cina, merupakan salah satu pengucapan syukur atas berkat yang telah diberikan oleh ‘Yang Maha Kuasa’. (dm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: